BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Ketua panitia MTQ ke 48 tingkat Kabupaten di Kecamatan Kotawaringin Lama (Kolam), Kamaludin optimistis kegiatan yang digelar tiap tahun itu akan berjalan lancar. Pasalnya, sejumlah pihak menyangsikan gelaran MTQ akan terhambat oleh akses infrastruktur jalan menuju lokasi.
Jalan Pangkalan Bun - Kolam saat ini terputus dan tidak bisa dilalui oleh kendaraan roda empat karena terendam banjir setinggi 2 meter di beberapa titik. "Kalau cuaca tidak hujan, saya optimistis akan bisa dilalui oleh kendaraan. Tapi kalau cuaca tidak mendukung, apa boleh buat harus mutar lewat Lamandau," kata Kamaludin, Jumat (10/3/2017).
Pelaksanaan MTQ sendiri dijadwalkan pada 15 April 2017. Namun, akses jalan menuju lokasi kian parah. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kobar pun angkat tangan menangani banjir jalan Kolam tersebut. "Saya sudah koordinasi dengan Dinas PU, mereka janji akan membenahi jalan Kolam untuk kelancaran MTQ, namun masih terhalang cuaca," kata Kamaludin.
Jika jalan Kolam tidak bisa dilewati, solusi satu-satunya menempuh jalur Lamandau. Namun, jarak tempuhnya mencapai 256 kilometer (km). Sementara jika melewati jalan Pangkalan Bun - Kolam hanya 41 km. "Bisa saja lewat Lamandau, malah enak jalannya aspal, jalan poros. Cuma kasihan sama kafilahnya saja, jarak tempuh jadi jauh," terangnya. (CECEP HERDI/B-2)








