BORNEONEWS, Sampit - Setelah sekitar 25 jam, truk tangki bermuatan solar setengah jadi, yang terbalik di Jalan Tidar, Kecamatan Baamang, Sampit, Kamis (9/3/2017) sekitar pukul 13.00 WIB, berhasil dievakuasi Jumat (14/3/2017). Upaya pemindahan truk bernomor polisi DA 1207 ZC tersebut sempat menjadi perhatian warga, bahkan aktivitas lalu lintas di jalan tersebut dialihkan, guna menghindari kemacetan.

“Alhamdulillah sudah bisa dievakuasi truk yang saya kendarai ini,” ujar Didin, sopir truk tersebut, di Sampit, Jumat (10/3/2017).

Usaha memindahkan dilakukan dengan cara menarik truk tersebut menggunakan tiga buah truk, satu truk tangki, dan dua lainnya truk gerek. Sulitnya evakuasi, karena jalan tempat truk terbalik tersebut cukup sempit, sehingga kendaraan besar kesulitan menariknya. Beruntung truk gerek dapat membantu, hingga akhirnya evakuasi dapat dilakukan, dan berhasil, meski memakan waktu cukup lama.

Kecelakaan terjadi saat koban hendak membawa solar setengah jadi tersebut ke Pangakalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat. Namun karena baru dua hari bekerja di daerah Kotim dan Pangkalan Bun, membuat dirinya tidak mengetahui jalan.

Karena itu, saat terpisah dengan konvoi temannya, Didin pun kebingungan, hingga masuk ke Jalan Tidar. Namun karena merasa salah jalan, sopir tersebut bertanya kepada warga sekitar jalan menuju Pangkalan Bun.

Setelah mengetahui bahwa jalan yang dilintasinya salah, Didin berupaya berbelok, mengambil jalur lain. Tetapi dirinya tidak memperhatikan ban belakang truk tersebut, hingga akhirnya masuk parit, dan membuat truk tangki itu terbalik.

Tidak ada korban dalam kecelakaan tunggal tersebut. Hanya bagian samping mobil sebelah kanan mengalami sedikit kerusakan. (MUHAMMAD HAMIM/N).