BORNEONEWS, Muara Teweh - Tidak berfungsinya air mancur di kolam minidepan SDN 5 Melayu, Jalan A Yani Muara Teweh menjadi perhatian masyarakat termasuk kalangan DPRD Barut. Pasalnya, sekolah tersebut berada tepat di depan Gedung DPRD Barut.

Anggota DPRD Barito Utara, Tajeri mengatakan, semestinya sesuai rencana anggaran belanja (RAB), air mancur tersebut seharusnya sudah berfungsi. Namun entah mengapa, hingga beberapa bulan ini sejak proyek tersebut selesai belum juga berfungsi sebagaimana mestinya.

“Ini hendaknya harus segera ditindaklanjuti sampai sejauh mana sebenarnya pekerjaan proyek tersebut karena setahu kita air mancur tersebut sudah harus aktif begitu proyek ini selesai”, tutur Tajeri.

Dewan berharap semua proyek yang ada di Barut ini sesuai dengan apa yang telah direncanakan sehingga tidak merugikan daerah karena kita tahu bahwa uang tersebut adalah uang Negara, sehingga apabila terjadi penyimpangan proyek maka secara otomatis telah merugikan negara dan bisa diancam dengan pidana. (RAMADHANI/B-8)