BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Sejumlah anak laki-laki di Panti Asuhan Hajjah Mas Kacil, Kuala Pembuang, mengalihfungsikan salah satu bangunan belakang panti yakni gudang penyimpanan barang menjadi kamar yang digunakan tempat istirahat.

"Sudah dua tahun terakhir ini bangunan gudang itu sekarang dirubah fungsi menjadi kamar untuk beberapa anak panti laki-laki," kata Ustad Alil Alimin, pengurus panti asuhan itu, Jumat (10/3/2017).

Menurut Alil, daripada lokasi gudang tidak banyak terdapat barang-barang yang disimpan, akhirnya diputuskan untuk dijadikan sebagai kamar tidur. Meskipun jika dilihat kondisi, terdapat beberapa bagian bangunan yang mengalami kerusakan, baik pada pintu ataupun asbes dinding atas.

"Ya, untungnya anak-anak panti disini tidak keberatan meskipun harus tidur di kamar bekas gudang itu," ujarnya.

Senada diungkapkan Saiful Anwar (14), seorang penghuni panti asuhan. Dimana dia tak mempermasalahkan soal kondisi kamar yang sekaligus menjadi tempat penyimpanan baju serta peralatan sekolah dan lainnnya.

"Ruang dalamnya masih nyaman buat istirahat, apalagi sambil ngumpul-ngumpul bareng teman satu panti. Dan itu lebih seru, saling tukar pengalaman," kata siswa Kelas VII MTs Darul Mukmin Kuala Pembuang. (PARNEN/B-5)