BORNEONEWS, Buntok – Dinas Kesehatan Barito Selatan, mengantisipasi serangan demam berdarah di musim penghujan.
Kadis Dinkes Barsel, Daryomo Sukiastono mengatakan antipasti itu dilakukan karena saat ini curah hujan tinggi dan mengakibatkan genangan air di permukiman warga.
Pihaknya sudah mendapat data di lapangan dari hasil kadar jentik yang diperiksa oleh kader juru pemantau jentik (Jumantik).
Menurutnya, cuaca di musim hujan seperti sekarang ini dapat memicu percepatan penyebaran virus demam berdarah melalui jentik yang berkembang lewat banyaknya genangan air dipemukiman rumah warga.Jika tidak diantisipasi sedini mungkin, maka tidak mustahil akan adanya wabah penyakit demam berdarah yang akan bermunculan.
Menurutnya, penanggulangan penyebaran demam berdarah, tidak cukup hanya dengan pengasapan tapi juga harus melibatkan peran serta masyarakat untuk ikut serta dalam menjaga kebersihan lingkungannya.
Sejak dini pihaknya sudah memberikan penyuluhan kepada warga dengan membentuk tim pemberantasan sarang nyamuk (PSN). Tim ini yang bertugas dengan menutup genangan air, membersihkan saluran air dan got serta penebangan ilalang dan semak belukar yang menjadi sarang nyamuk penyebab demam berdarah. (URIUTU DJAPER/B-6)








