BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Warung makan setia kawan merupakan salah satu warung makan tertua di Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar). Warung makan ini telah eksis sejak 1987. Meskipun sempat beberapa kali berpindah tempat, akhirnya Mulyono beserta Istri memutuskan untuk membangun Warung Makan yang sekarang berlokasi sekitar 100 meter dari RSUD Sultan Imanudin, Jalan Sutan Syahrir.

"Dulu lokasinya di kantor PWI yang sekarang. Sempat bertahan di situ selama tiga tahun, terus pindah ke depan lokasi kantor peternakan, depan Telkom selama 1 tahun. Baru setelah membeli tanah di sini, kami bangun warung makan ini tahun 1991," terang istri Mulyono, pemilik Warung Makan Setia Kawan.

Saat pertama kali berdiri pada 1987, menu di warung makan Setia Kawan hanya dua yaitu rujak cingur dan soto ayam. Kemudian, setelah diperkenalkan oleh salah seorang kolega, Ibu Mul mulai diminta untuk memasak berbagai macam masakan. Lama kelamaan, menu di Warung Makan Setia Kawan beragam.

Hingga saat ini terdapat berbagai macam menu masakan. Mulai dari ayam kampung goreng, ayam kota goreng, bebek goreng, nila goreng, lalapan, nasi pecel, empal gepuk, soto ayam sampai sop buntut. Nasi pecel empal daging dan sop buntut menjadi menu andalan hingga saat ini.

Harga masakan bervariasi mulai dari Rp15 ribu sampai Rp35 ribu tergantung pilihan. Yang unik dari warung makan ini adalah gelas yang super besar, benar-benar pas untuk menghilangkan dahaga di siang hari. Untuk satu gelas es teh dengan porsi jumbo ini hanya Rp5.000. Warung Makan Setia Kawan buka setiap hari dari pukul 07.00 sampai 17.00 WIB. (WAHYU WULANDARI/B-2)