BORNEONEWS, Sampit - Korban banjir di Desa Hanjalipan, Kecamatan Kota Besi, Kabupaten Kotawaringin Timur, belum ada yang mengeluhkan gangguan kesehatan.

Meski demikian, petugas kesehatan tetap siaga sebagai bentuk antisipasi jika sewaktu-waktu ada warga yang sakit. Mengingat bencana banjir biasanya diikuti dengan munculnya berbagai jenis penyakit.

Selain itu, warga diimbau tetap waspada mengingat banjir susulan masih berpotensi terjadi. Pasalnya, hujan diperkirakan masih akan turun selama Maret 2017. Namun dalam intensitas sedang dan rendah.

"Kita tidak bisa memastikan kalau tidak ada banjir lagi, karena hujan masih ada pada Maret ini," Kabid Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kotawaringin Timur Sutoyo, Sabtu (11/3/2017).

Sebelumnya diberitakan, sebanyak 107 rumah di Desa Hanjalipan, Kecamatan Kota Besi, terendam banjir sejak Minggu (5/3/2017).

“Sebanyak 107 buah rumah itu ada di empat rukun tetangga (RT) desa tersebut,” ujar Sutoyo.

Ia merincikan, 107 rumah yang terendam banjir terbagi menjadi RT I 40 rumah, RT II 10 rumah, RT III 20 rumah, dan RT IV 37 rumah. (NACO/B-3)