BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Dinas Kesehatan Kotawaringin Barat (Kobar) menyatakan persediaan obat-obatan untuk menangani korban pascabanjir di Arut Utara (Aruta) cukup untuk 20 hari ke depan.
"Obat yang disediakan di antaranya untuk menangani korban yang menderita diare, demam, hingga penyakit kulit. Sebagian sudah didistribusikan ke puskesmas dan pustu," kata Kepala Dinas Kesetaham, Dwi Ratna Soeryandri di Posko Banjir Kecamatan Aruta, Sabtu (11/3/2017).
Dia menjelaskan, saat ini kondisi banjir sudah surut sedalam 20 centimeter (cm). Namun belum ada laporan korban yang mulai terserang penyakit pascabanjir.
"Kondisi kesehatan warga ini justru harus diperhatikan pascabanjir ini," pungkasnya. (CECEP HERDI)








