BORNEONEWS, Muara Teweh - Kepala Dinas Pertanian Barito Utara, Setia Budi bersama jajarannya mengunjungi Balai Benih Induk Padi (BBIP) di Sei Pinyuh, Kabupaten Mempawah Kalimantan Barat (Kalbar).
Tujuannya untuk melihat secara langsung persiapan transfer teknologi penanaman padi dengan metode Hazton yang bisa memproduksi 8 - 12 ton per hektare.
“Metode Hazton ini akan kita kembangkan di lahan seluas 1.000 hektare pada empat kecamatan. Mudah-mudahan penerapan teknologi ini semakin memberikan semangat bagi petani kita,” katanya.
Dia menjelaskan metode Hazton tersebut hampir mirip dengan cara tanam padi jajar legowo. Bedanya, untuk metode Hazton mengandalkan anakan yang ditanam sekitar 20 - 30 benih per rumpun tanam. Sedangkan anak yang berumur 20-30 hari di persemaian menggunakan pupuk organik. (RAMADHANI/B-11)








