BORNEONEWS, Palangka Raya – Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kalteng Guntur Talajan mengatakan, karena anugerah alam melimpah dan sumber daya alam (SDA) di sekitar komunitas adat terpencil (KAT) kaya, maka seharusnya warga KAT sejahtera dan makmur.

Karena itu, ia berharap agar pemberdayaan dan pelayanan KAT di Kalteng juga didukung serta pihak swasta melalui program corporate social responsibility (CSR) atau tanggung jawab sosial perusahaan terutama yang beroperasi dan mengambil kekayaan alam dari kawasan sekitar KAT.

"Karena SDA sekitar kaya, jadi seharusnya warga KAT ikut makmur, artinya tidak ada yang miskin," ungkap Guntur, Sabtu (11/3/2017).

Ia menargetkan, pada 2020 Kalimantan Tengah (Kalteng) bebas dari KAT, dalam arti tidak ada warga KAT yang hidup miskin dan serba kesulitan. Dari 14 kabupaten/kota di Kalteng, masih ada KAT di lima kabupaten yang perlu diberdayakan. (ROZIQIN/B-2)