BORNEONEWS, Sampit - Wakil Ketua DPRD Kotawaringin Timur, Parimus medukung langkah tegas pemerintah daerah dalam menertibkan sejumlah tempat yang menjadi penyebab banjir.

Menurut Parimus, peningkatan debit air menjadi salah satu penyebab banjir, khususnya di wilayah perkotaan. Dari itu perlu upaya dalam mengantisipasi agar banjir tidak selalu terjadi di Sampit setiap tahunnya.

"Saya sudah sepakat dengan pemerintah daerah dengan menertibkan alur-alur pengairan, karena banyak sampah yang menutupinya akibat banyak bangunan yang beridiri di atas saluran," kata politisi Partai Demokrat ini, Minggu (12/3/2017).

Seperti yang terjadi di Jalan Jenderal Sudirman baru-baru ini, jalan yang menghubungkan Sampit-Pangkalan Bun Km 4 beberapa waktu lalu sempat tergenang karena saluran di kiri dan kanan jalan tidak berfungsi secara maksimal.

Apalagi di sekitar Km 3 Jalan Jenderal Sudirman, Sampit banyak warung warga menutup saluran membuat pihak kecamatan memberikan surat peringatan dan bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kotawaringin Timur mengambil langkah tegas.

Sejumlah bangunan warung yang menutup saluran dibongkar paksa dengan alat berat, hingga kini terus berjalan sejak dilakukan sepekan lalu. Tindakan seperti ini dinilai tepat agar banjir tidak lagi terjadi setiap memasuki musim penghujan.

"Kami mendukung apa yang sudah dilakukan pemerintah daerah, karena kalau tidak dibersihkan alur-alur tersebut akan menjadi penyebab banjir,"tegasnya. (NACO/B-6)