BORNEONEWS, Palangka Raya - Perilaku berkendara anak muda yang satu ini tidak patut ditiru. Bagaimana tidak? satu motor metik KH 6266 AG ditumpangi empat orang. Bahkan mereka yang masih berstatus anak-anak di bawah umur tidak mengenakan helm.
Dua remaja putri berada di bagian depan, sedangkan dua remaja putra di bagian belakang. Mereka terlihat melintas di Jalan S Parman arah Pasar Besar menuju SPBU, Minggu (12/3/2017) pukul 12.15 WIB.
Brigadir Yopi, anggota Satuan Lalu Lintas Polres Palangka Raya yang mengetahui hal tersebut langsung mencoba menghentikan. Namun bukannya berhenti, motor yang dikemudi remaja putri itu justru tancap gas, sehingga, Yopi melakukan pengejaran.
"Mereka kemudian belok ke Jalan Kapuas. Nah di situ saya hentikan," kata Yopi di pos polisi Bundaran Besar Palangka Raya.
Setelah dicek, pengendara itu ternyata tidak membawa STNK, termasuk belum memiliki SIM. Anggota kemudian menahan motornya sembari menunggu kedatangan orangtuanya.
"Ini sangat berbahaya sekali. Motor dinaiki empat orang, bahkan tidak menggunakan helm, apalagi juga langsung tancap gas sangat berbahaya bagi pengemudinya terlebih juga orang lain," kata Yopi. (BUDI YULIANTO/B-6)








