BORNEONEWS, Muara Teweh - Gencarnya isu-isu makanan tidak sehat seperti pentol yang diduga berformalin hingga kini masih teka–teki bagi masyarakat, meski BPOM Palangka Raya telah mengeluarkan hasil uji negatif. Namun hal ini justru berlawanan dengan uji awal yang dikeluarkan dari Dinas Perdagangan, perindustrian dan pasar (Disperindagsar) positif.
Anggota DPRD Barito Utara, Sunario mengaku sangat menyayangkan jika hasil negatif dari uji BPOM Palangka Raya itu hanya akibat kesalahan teknis saat membawa sampel dari Muara Teweh ke Palangka Raya. Sehingga hasilnya berbeda dengan hasil uji awal yang dilakukan Disperindagsar Barut.
"Pihak terkait harus mengetahui standar dalam pengiriman sehingga hasil yang diharapkan dapat tercapai, dan tentunya tidak membuang anggaran dalam pengiriman dan uji sampel itu," kata Sunario kepada Borneonews melalui sambungan telepon, Minggu (12/3/2017). (RAMADHANI/B-8)








