BORNEONEWS, Nanga Bulik - Pemkab Lamandau akan menggelar rapat koordinasi (rakor) pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tahun 2017, bersama lintas sektoral, Senin (13/3/2017).

Hal tersebut diungkapkan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lamandau, Masdiani, kepada Borneonews, Minggu (12/3/2017).

Ia menyebut, rencana rakor karhutla bersama lintas sektoral itu akan berlangsung di Aula Setda Lamandau, dan akan langsung dihadiri oleh Bupati Lamandau, Marukan. "Rencananya rakor karhutla lintas sektoral tersebut akan digelar besok pagi," katanya.

Masdiani juga mengatakan, dalam rakor tersebut akan dibahas tentang segala hal kaitannya, dengan langkah pencegahan dan penanggulangan potensi terjadinya karhutla di musim kemarau, di Lamandau.

"Semuanya akan dibahas. Mulai dari rencana pembentukan tim terpadu kabupaten, sumber anggaran dan lain sebagainya. Tak terkecuali perihal kesiapan dari pihak dunia usaha dalam menyikapi potensi karhutla," katanya.

Mantan sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Lamandau itu juga megatakan, rakor tersebut setidaknya akan dihadiri berbagai pihak terkait yang diproyeksikan terlibat dalam Tim Terpadu Pencegahan dan Penanggulangan Karhutla 2017 kabupaten Lamandau.

Meliputi, sebutnya, BPBD, Badan Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK), Dinas Pertanian, Dinas Sosial (Dinsos), Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans), Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar), Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), RSUD, unsur Kepolisian, TNI, serta unsur Dunia Usaha yang ada di kabupaten Lamandau. (HENDI NURFALAH/B-10)