BORNEONEWS, Sukamara - Rencana Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sukamara untuk menjadikan SMPN 1 Sukamara sebagai salah satu sekolah yang akan melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komouter (UNBK) 2017 dibatalkan. Pasalnya, pihak sekolah belum memiliki sarana prasarana pelaksanaan UNBK.

"Dalam pelaksanaan ujian tahun ini kami masih melaksanakan sistem paper tes atau ujian tertulis. Untuk tahun pelajaran 2016-2017 kami tidak melaksanakan UNBK," kata Kepala Sekolah SMPN 1 Sukamara, Tri Wahyono saat dihubungi melalui telephone. Senin (13/3/2017).

Menurut Tri, apabila SMPN 1 Sukamara akan melaksanana ujian narsioanl berbasis komputer maka seharusnya pihak sekolah sudah menerima surat tembusan dari dinas terkait mengingat belum adanya sarana prasara.

"Untuk mempersiapkan kemampaun para siswa dalam menghadapi ujian kita melakukan bimbingan belajar daru awal bulan Februari 2017 lalu hingga Maret." terangnya.

Satu hallagi, pihak PT PLN Rayon Sukamara tidak menjamin saat pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer, April 2017 tidak ada pemadaman listrik. Tetapi, kata Direktur PT PLN Rayon Sukamara, Drei, di ruang kerjanya, Jumat (10/3/2017),PLN tetap mengantisipasi situasi di lapangan. "Namun apabila terjadi hal-hal diluar kemampuan kita maka pemadaman bisa saja terjadi."

Menurut Drie, pemadaman listrik bisa saja disebabkan beberapa faktor seperti jaringan yang tertimpa pohon besar sehingga menyebabkan rusaknya aliran listrik atau tersambar petir. Ia juga mengkhawatirkan rusaknya mesin PLN, mengingat kondisinya yang sudah sangat tua. "Selain itu bisa juga jaringan diserang oleh hewan loar yang menyebabkan gangguan pada aliran listik." (NORHASANAH/N).