BORNEONEWS, Nanga Bulik - Pemerintah Kabupaten (Pemkabh) Lamandau menggelar rapat pra Musrenbang RKPD 2017. Rapat ini dibuat menjadi empat forum sesuai setiap bidangnya.

Hal tersebut ditujukan guna mengefektifkan waktu pembahasan, serta rapat dapat berlangsung secara kondusif.

Empat bidang tersebut adalah :

1. Bidang infrastruktur, lingkungan hidup, dan tata ruang. Dengan peserta rapat dari SKPD (Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Dishub, Dishominfo, Perwakilan 8 Kecamatan), serta Tempat rapat di Aula Bappeda Lama.

2. Bidang pemerintahan. Dengan peserta rapat dari SKPD (BKPSDM, Inspektorat, Disdukcapil, Bakesbangpol, Satpol PP & Damkar, Setda, Setwan, DPMD, BPBD, Bappeda, Perwakilan 8 Kecamatan), serta Tempat rapat di Aula Bappeda Baru.

3. Bidang ekonomi kerakyatan dan pengembangan investasi daerah. Dengan peserta rapat dari SKPD (Distan, Disperindagkop, Badan Keuangan Daerah, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas PM & PTSP, Perwakilan 8 Kecamatan), serta Tempat rapat di Aula Bappeda Baru.

Dan 4, Bidang pendidikan, kesehatan, sosial budaya, dan kesejahteraan masyarakat. Peserta rapat dari SKPD (Disdikud, Dispora, Dispar, Dinkes, RSUD, Dinsos, Disnakertrans, BP3APPKB, Dinas Pustarda, Perwakilan 8 Kecamatan), serta Tempat rapat di Lobby Kantor Bappeda.

Saat  membuka kegiatan, Assisten Daerah III Setda Lamandau Albert Jackat menyebutkan, pra musrenbang RKPD ditujukan sebagai penajaman kembali program prioritas daerah yang akan dilaksanakan pada tahun 2018 atau tahun terakhir (ke-5) pelaksanaan Rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) kabupaten Lamandau.

"Hasil dari pra musrenbang ini akan menjadi usulan resmi di Musrenbang tingkat kabupaten Lamandau," bebernya. (HENDI NURFALAH/B-5)