BORNEONEWS, Nanga Bulik - Bupati Lamandau Marukan memimpin rapat koordinasi (Rakor) pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) melibatkan instansi lintas sektoral di Aula Setda setempat, Senin (13/3/2017).
Dalam pembukaannya Marukan menyebut, rakor yang digelar merupakan tindak lanjut dari rapat-rapat yang telah digelar secara nasional, perihal upaya pencegahan dan penanggulangan Karhutla di setiap wilayah rawan terhadap kasus ini.
"Apalagi persoalan Karhutla ini sudah menjadi masalah nasional, yang pencegahan dan penanggulangannya harus dilakukan secara serius," katanya.
Rakor dimulai sekitar pukul 10.00 WIB tersebut dihadiri Ketua DPRD Lamandau Tommy Hermal Ibrahim, serta berbagai pihak dari lintas sektoral, di antaranya perwakilan dari Badan Penganggulangan Bencana Daerah (BPBD), Badan Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK), Dinas Pertanian, Dinas Sosial (Dinsos), Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans), Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar), Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), RSUD, unsur Kepolisian, TNI, serta unsur Dunia Usaha yang ada di kabupaten Lamandau. (HENDI NURFALAH/B-5)








