BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Bupati Seruyan Sudarsono menilai, banjir yang terjadi di 22 desa di Kecamatan Hanau, Danau Seluluk, Batu Ampar, dan Seruyan Tengah, sejauh ini tidak begitu menimbulkan kerugian material.
"Tidak begitu ada kerugian dari segi materi yang disebabkan oleh faktor banjir itu yang terjadi di Seruyan," kata Sudarsono, Senin (13/3/2017).
Karena, menurut dia, banjir yang terjadi selama lima hari berturut-turut yang diakibatkan luapan air sungai Seruyan itu ketinggian airnya pada sebagaian besar wilayah dinilai masih normal.
"Banjir yang terjadi lebih cepat menyurut. Warga desa pun sebagian besar masih bisa beraktivitas meskipun sedikit tersendat, karena lokasi pemukiman yang terendam. Namun itu, tidak terlalu tinggi," ujarnya.
Instansi terkait, kata dia, masih terus melakukan pemantauan banjir di sana. Sehingga begitu muncul masalah bisa cepat dilakukan upaya penanganan lanjutan.
"Kita berharap banjir tidak banyak memberikan dampak buruk terhadap sektor atau bidang usaha yang digeluti warga desa lokasi banjir," kata Sudarsono. (PARNEN/B-5)








