BORNEONEWS, Buntok - Lima satwa dilindungi dipelihara selama 15 tahun di rumah jabatan bupati Barito Selatan (Barsel).
Kelima satwa langka dan dilindungi negara tersebut yakni dua ekor beruang (jantan dan betina), dua ekor binturung atau musang (jantan dan betina), dan satu ekor burung bangau tongtong.
"Saya menjaga dan merawat satwa-satwa ini sudah lebih 15 tahun," kata penjaga satwa di rujab bupati, Amat Buya, kepada Borneonews, Selasa (14/3/2017).
Ia mengatakan, satwa-satwa itu mulai dipelihara sejak bupati Barito Selatan dijabat Baharuddin H Lisa selama dua periode, berlanjut Farid Yusran satu periode.
Amat menuturkan, dirinya selalu merawat dan memberi makan satwa itu dengan telaten. Namun, selama Januari-Maret 2017, dirinya mengaku keteteran memberi makan satwa-satwa itu. Penyebabnya, tidak ada lagi anggaran dari pemerintah untuk membeli pakan. Hal itu dampak dari peleburan Dinas Kehutanan menjadi satu di provinsi.
"Sejak saat itu saya memberi makan hewan-hewan ini dengan dana sendiri," ucapnya.
Lantaran tidak memiliki cukup uang, lanjut dia, satwa-satwa itu terkadang baru diberi makan dua sampai tiga hari sekali. Ia pun mengaku sangat bersyukur petugas dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) datang untuk evakuasi satwa-satwa itu.
"Kalau tidak saya tidak tahu lagi, mungkin mereka kelaparan," ucap dia. (URIUTU DJAPER/B-3)








