BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Swisscontact, non goverment organization (NGO) yang bergerak di bidang pariwisata menggelar pelatihan Travel Writing Class.

Pelatihan yang diselenggarakan Senin (13/3/2017) hingga Rabu (15/3/2017) di Hotel Grand Kecubung Pangkalan Bun Kabupaten Kotawaringin Barat ini diikuti sekitar 20 peserta yang berasal dari berbagai latar belakang, di antaranya pelajar, pelaku wisata dan aktivis NGO.

"Bila bermaksud membuat tulisan perjalanan, maka tuliskan saja. Paling sederhana tulislah dari sisi terdekat Anda. Salah satu kendala untuk membuat tulisan adalah tidak mengerti atau bingung dari mana memulai tulisan tersebut," jelas Fatris MF, pemateri yang merupakan seorang travel writer atau penulis catatan perjalanan pada peserta pelatihan.

Walau begitu, lanjutnya, agar tulisan yang dibuat tidak bias dan ambigu serta bisa dinikmati pembaca, paling tidak ada cara-cara yang bisa digunakan.

"Tentukan topik apa yang mau ditulis, serap data di lapangan, buat kerangka karangan agar tulisan yang dibuat bisa runut sesuai alur," ujarnya.

Selain melakukan diskusi tentang teknik penulisan, peserta juga diajak berkunjung ke situs bersejarah di Pangkalan Bun yaitu Istana Mangkubumi dan menyusuri Sungai Arut.

Dari perjalanan ini, peserta kemudian diminta membuat tulisan perjalanannya semenarik mungkin. (WAHYU KRIDA/B-2)