BORNEONEWS, Sukamara - Bupati Sukamara, Ahmad Dirman mengapresiasi Tim Satuan Pelaksana Penanggulangan Bencana (Satlak PB) 2016 yang berhasil menekan kasus bencana kebakaran hutan dan lahan (karhuta) di wilayah tersebut.
“Apresiasi ini tidak hanya saya berikan kepada Satlak PB saja, namun juga seluruh lapisan masyarakat Sukamara yang ikut bekerjasama menjaga dengan tidak melakukan pembakaran lahan,” kata Ahmad Dirman. Rabu (15/3/2017).
Dia mengatakan, keberhasilan juga tidak terlepas dari perusahaan besar swasta (PBS) yang bergerak di perkebunan kelapa sawit karena turut membantu penanganan karhutla di Kabupaten Sukamara pada tahun 2016 lalu.
“Agar kasus bencana kebakaran di tahun 2017 ini bisa ditekan, maka kerjasama itu perlu kita tingkatkan lagi, Sehingga wilyah Sukamara bisa bebas dari bencana karhutla dan kabut asap,” ucap Dirman.
Dia kembali mengingatkan, dampak dari bencana kebakaran yang ditimbulkan akan sangat merugikan banyak pihak dan sektor. Mulai dari kerusakan alam, kesehatan masyarakat, perekonomian, transportasi dan lainnya.
“Saya mengimbau seluruh masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan. Perbuatan itu merupakan pelanggaran hukum dan ada konsekuensinya," tegas Dirman. (NORHASANAH/B-11)








