BORNEONEWS, Murung Raya – Rombongan gubernur dengan iringan 30 kendaraan menuju Puruk Cahu, Kabupaten Murung Raya seringkali terjerembab dengan dalamnya lubang dan bermacam rusaknya badan jalan lainnya.

Di ruas Palangka Raya-Kuala Kurun ada beberapa titik yang rusak berat. Begitu pula dari Kuala Kurun, Kabupaten Gunung Mas menuju Sei Hanyu, Kecamatan Kapuas Hulu, Kabupaten Kapuas lebih banyak lagi yang mengalami rusak berat.

Lebih parah lagi dari Sei Hanyu menuju Tumbang Lahung dan Muara Lahung hingga Puruk Cahu yang berjarak lebih dari 101 Km. Ketika hujan, menambah lengketnya timbunan tanah dan agregat ke ban mobil sehingga membuat semakin licin dan timbunan lumpur seperti bubur.

Lalu apa kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kalteng, Leonard Samuel Ampung? Kata Leo, ada beberapa ruas yang menjadi kewenangan provinsi dan ada yang statusnya jalan nasional sehingga dikelola atau menjadi kewenangan pihak Balai Jalan.

Khusus yang status jalan provinsi dari Palangka Raya menuju Kuala Kurun, mengatakan kondisi itu karena lemahnya pemeliharaan jalan. Hal ini dipicu sedikitnya anggaran pemeliharaan, sementara beban tonase kendaraan yang melintas terutama truk berbobot diatas 8 ton sering melintas.

“Untuk jalan ke Puruk Cahu, itu memang ada jalan yang kewenangan provinsi, sampai di Kuala Kurun. Tetapi lebih banyak lagi setelahnya yang itu kewenangan balai. Untuk jalan provinsi tersebut, anggaran pemeliharaan hanya ada dana Rp1 miliar, itu untuk satu tahun loh,” terangnya kepada Borneonews.co.id.

Sementara untuk jalan nasional, Kepala Satker Wilayah II Balai Jalan yang bertanggungjawab pelaksanaan jalan dari Sei Hanyu menuju Puruk Cahu, Kalimonang, mengatakan ada dua hal utama yaitu persoalan anggaran dan perencanaan yang memang sudah didesain sedemikian rupa. Yaitu dilakukan secara multiyears dan pembangunan bertahap.

“Yang mampu diaspal sementara sepanjang 20 Km dari total 50,6 Km dari Sei Hanyu menuju Tumbang Lahung. Tahun berikutnya, yang saat ini baru agregat, akan tindaklajut dengan aspal. Begitu seterusnya, hingga sampai di Puruk Cahu ditarget pada 2020,” ulasnya. (ROZIQIN/B-6)