BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Kapolsek Seruyan Hilir Iptu Wawan Aryana mengajak warga untuk peduli terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Caranya, dengan menjaga dan memelihara lingkungannya masing-masing.
"Membakar lahan selain dilarang, juga dapat menimbulkan dampak baik dari segi kesehatan, pendidikan ataupun terhambatnya alur transportasi karena kemunculan kabut asap," kata Wawan, saat menghadiri aksi kesiapsiagaan pengendalian karhutla di PT Sumur Pandan Wangi - Kartika, Kamis (16/3/2017).
Wawan melanjutkan, upaya peran serta kepedulian warga di lingkungan turut mengawasi, akan memberikan dampak positif. Selain tak ada warga yang tersandung hukum, udara yang dihirup pun lebih sehat.
"Mari kita dukung tindak lanjut kesiapsiagaan yang sudah diterapkan bersama, baik pemkab, kepolisian, TNI dan unsur terkait lainnya," ajaknya.
Disamping itu, dia juga mengimbau, warga di desa, terutama yang masuk wilayah hukum polseknya untuk membentuk panitia kecil dengan tugas melakukan pemantauan kawasan lahan.
"Jangan sampai ada lagi karhutla, seperti yang pernah terjadi di 2015 lalu. Ini tugas kita bersama dalam menanggulangi ancaman itu. Menanggulangi masalah karhutla adalah kewajiban bersama," pungkasnya. (PARNEN/B-11)








