BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Pendapatan petani plasma kebun kelapa sawit di Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, turun dari Rp2,1 juta-Rp2,9 juta per hektare pada Januari menjadi Rp600 ribu-Rp1,5 juta per hektare pada Februari 2017.
Wakil Sekretaris Koperasi Unit Desa (KUD) Gajah Mada, Narso, di Kotabaru, Kamis (16/3/2017), mengatakan pendapatan petani plasma sawit memang berfluktuatif, yang dipengaruhi oleh beberapa faktor, di antaranya hasil panen tandan buah segar (TBS), harga TBS/Crude Palm Oil (CPO), jarak angkut dan yang lainnya.
Khusus untuk pendapatan hasil plasma periode Februari, menurut Narso sepertti dikutip Antara, lebih dominan dipengaruhi oleh berkurangnya hasil panen TBS, disusul dengan turunnya harga TBS. Kondisi itu berbeda dengan periode Januari, dengan hasil panen TBS masih lumayan besar dan harga juga masih tinggi.
Untuk pendapatan petani di Desa Telagasari/Blok C sebesar Rp1 juta, sebelumnya Rp2,7 juta per hektare, Mandala/Blok B Rp1 juta, sebelumnya Rp2,6 juta, dan Sukamaju/SP2 Rp1,5 juta, sebelumnya Rp2,9 juta per hektare.
Sedangkan untuk Pelajau Baru/Blok D tercatat mencapai Rp1,3 Juta, sebelumnya Rp2,2 juta per hektare, Pulau Panci Rp1,3 juta, sebelumnya Rp2,2 juta per ha, Sei Kupang Jaya/Sp1 Rp600 ribu, sebelumnya Rp2,5 juta per ha, dan Sangking Baru/Sp3 Rp600 ribu, sebelumnya Rp2,1 juta per hektare.
Kemudian untuk pendapatan petani sawit di Desa Pantai Baru/Sp4 sebesar Rp600 ribu, sebelumnya Rp2,5 juta per hektare, Bumi Asih /Sp5 sebesar Rp800 ribu, sebelumnya Rp2,5 juta per ha, dan Pemblacanan Rp1 juta, sebelumnya Rp2,5 juta per hektare. Lain lagi dengan Desa Sei Nipah yang sebesar Rp600 ribu, sebelumnya Rp2,1 juta per hektare, Sidomulyo/Blok E sebesar Rp900 ribu, sebelumnya Rp2,5 juta per hekatre, dan Cantung Rp900 ribu, sebelumnya Rp2,5 juta per hektare.
Narso juga menyebutkan bahwa petani peserta KUD Gajah Mada yang menjadi anggota plasma kebun kelapa sawit tersebut tersebar pada 13 desa di Kecamatan Kelumpang Selatan, Kecamatan Kelumpang Hulu, dan Kecamatan Kelumpang Hilir. (NEDELYA RAMADHANI/m)








