BORNEONEWS, Muara Teweh – Bupati Barito Utara Nadalsyah, Jumat (17/3/2017), menjelaskan bahwa pemerintah kabupaten bersama pihak swasta dan masyarakat Desa Sabuh, Kecamatan Teweh Baru, telah melakukan penanaman jagung sebagai wujud nyata perluasan lahan pertanian rakyat.
Dalam penanaman itu diharapkan masyarakat berperan aktif secara bersama-sama memanfaatkan lahan yang sudah terbuka untuk pertanian. Tujuannya demi menjadikan Desa Sabuh sebagai salah satu penghasil jagung di Kabupaten Barito Utara bersama desa-desa lain yang sudah lebih dulu menjadi sentra jagung maupun komoditas pertanian lainnya.
“Dibukanya lahan untuk perkebunan jagung ini nanti diharapkan dapat meningkatkan ekonomi masyarakat, apalagi komiditi jagung sudah punya potensi pasar,” katanya.
Menurut Bupati, jagung bisa dijadikan komoditi unggulan di Kabupaten Barito Utara. Selain karena permintaan pasar cukup tinggi, harganya pun cukup bagus. Saat ini harga jagung berkisar Rp2,5 juta sampai dengan Rp3 juta per ton. Dan tidak kalah penting adalah luas lahan yang tersedia di Kabupaten Barito Utara relatif cukup banyak. (RAMADHANI/B-3)








