BORNEONEWS, Palangka Raya – Modal nekad Rido dalam mengembangkan usaha budidaya tanaman Hidroponik dilatarbelakangi dengan cerita adik angkatnya, Eko Wahyudi yang mengatakan cara itu lebih mudah dari pada konvensional.
Ini telah dibuktikan karena Eko juga sudah mengembangkan usaha itu, di daerah Pundu, kawasan PT HSL, Kotawaringin Timur.
“Adik saya memberitahu sistim tanam hidroponik. Jadi awalnya saya belum mengenal,” kata Rido, Sabtu (18/3/2017).
Setelah mendapat cerita, Rido pun tertaik dan mencobanya.
“Satu bulan kemudian tepatnya pada 30 Oktober 2016, saya mengikuti pelatihan bersama di Jalan B Koetin Palangka Raya,” ungkapnya.
Menurutnya, budidaya tersebut dikembangkan hanya seorang diri. “Sekarang baru pak Usman Gunanti dari Dosen Universitas Muhammdiyah yang mendukung,” tuturnya. (BUDI YULIANTO/B-11)








