BORNEONEWS, Medan - Ada coto menggala tersaji di arena Kongres V Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) di Kampung Tanjung Gusta Deli Serdang - Medan, Minggu (19/3/2017) siang.

Coto itu dimasak secara khusus oleh Pengurus Daerah AMAN Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), yang juga menjadi peserta kongres itu. Dina Mariana, dibantu Mardeli Ronto, anggota AMAN dari Komunias Nyalang, Kabupaten Lamandau memasak makanan khas Kobar itu. Mereka dibantu oleh warga Tanjung Gusta, tempat mereka menginap.

Coto menggala itu kemudian disajikan saat kongres memasuki sesi makan siang. Sejumlah peserta kongres pun berebutan untuk mencicipi makanan yang bahan utamanya ubi kayu alias menggala itu. Sayang, tak semua peserta kebagian, karena PD AMAN Kobar hanya memasak satu panci saja.

Coto manggala itu kemudian disajikan juga secara khusus pada para pimpinan sidang Kongres V AMAN, dan Abdon Nababan, Sekretaris Jenderal AMAN demisioner, oleh Mardani, Dina, dan Suriansyah, anggota AMAN Kobar dari Komunitas Adat Kubu, Kecamatan Kumai.

"Kami ingin memperkenalkan masakan tradisional Kotawaringin Barat ini pada seluruh masyarakat adat Nusantara," tutur Mardani, Ketua PD AMAN Kobar.

Kongres V AMAN ini masih berlangsung, dan dijadwalkan selesai pada Minggu (19/3/2017) malam. (BUDI BASKORO/B-10)