BORNEONEWS, Palangka Raya – Kondisi perkebunan rakyat di kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) Barito, Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) merata diempat kabupaten. Mereka tidak terpaku satu jenis atau homogen dalam jenis kebunnya melainkan ada beberapa komoditas yang ditanam.
Total perkebunan rakyat di DAS Barito seluas 193.401 hektare (ha). Di Kabupaten Murung Raya seluas 52.381,64 ha, Barito Utara 51.780,85 ha, Barito Timur 55.510,81 ha, dan Barito Selatan 33.746,01 ha.
"Perkebunan rakyat di Murung Raya seluas itu untuk 5 komoditas, lalu di Barut untuk 10 komoditas, di Bartim untuk 8 komoditas, dan di Barsel untuk 10 komoditas," jelas Kepala Dinas Perkebunan Kalteng, Rawing Rambang saat dikonfirmasi Borneonews.co.id, Minggu (19/3/2017).
Luasan perkebunan rakyat ini tidak sebanding dengan konsesi yang diperoleh perusahaan perkebunan skala besar. Data jumlah perkebunan besar swasta (PBS) se-DAS Barito mencapai 98 unit dengan luas konsesi mencapai 1,25 juta ha. (ROZIQIN/B-6)
Total perkebunan rakyat di DAS Barito seluas 193.401 hektare (ha). Di Kabupaten Murung Raya seluas 52.381,64 ha, Barito Utara 51.780,85 ha, Barito Timur 55.510,81 ha, dan Barito Selatan 33.746,01 ha.
"Perkebunan rakyat di Murung Raya seluas itu untuk 5 komoditas, lalu di Barut untuk 10 komoditas, di Bartim untuk 8 komoditas, dan di Barsel untuk 10 komoditas," jelas Kepala Dinas Perkebunan Kalteng, Rawing Rambang saat dikonfirmasi Borneonews.co.id, Minggu (19/3/2017).
Luasan perkebunan rakyat ini tidak sebanding dengan konsesi yang diperoleh perusahaan perkebunan skala besar. Data jumlah perkebunan besar swasta (PBS) se-DAS Barito mencapai 98 unit dengan luas konsesi mencapai 1,25 juta ha. (ROZIQIN/B-6)








