BORNEONEWS, Sampit - Ketua DPRD Kotawaringin Timur (Kotim) Jhon Krisli belum menyatakan penegasannya terkait namanya digadang-gadang sebagai salah satu kandidat calon Walikota Pangka Raya.
"Adanya dukungan masyarakat meminta saya untuk maju dan nama saya masuk dalam beberapa polling saya mengucapkan terima kasih, namun apakah saya nanti maju atau tidak belum bisa saya tegaskan," kata Jhon Krisli, saat di DPRD Kotim, Senin (20/3/2017).
Menurut Jhon, dirinya melihat perkembangan politik saat ini. Apakah ia maju atau tidak di sana nantinya, karena menurut dia perkembangan politik saat ini dinamis. Di sisi lain Pilkada di Palangka Raya masih lama yakni 2018 mendatang.
"Nantilah kita akan ambil sikap, apakah maju atau tidak biar masyarakat dulu menilai," tukas Politisi PDI Perjuangan tersebut.
Secara elektabilitas, nama Jhon memang cukup diandalkan. Dari pengalaman politiknya pun ia tidak diragukan lagi. Pria kelahiran Palangka Raya ini sudah tiga periode menjadi anggota DPRD Kotim dan menjabat sebagai ketua DPRD.
Tidak hanya itu, Jhon sendiri dibesarkan di Palangka Raya, dari jenjang pendidikan SD, SMP dan perguruan tinggi itu ia selesaikan di Palangka Raya. Hanya waktu SMA Jhon mengikutinya di Sampit.
Tahun 2018 ini, ada 11 Kabupaten/Kota yang melakukan Pilkada serentak. Salah satunya pemilihan Walikota Palangka Raya, sejumlah nama-nama mulai mencuat maulai dari kalangan birokrat, pengusaha hingga politikus. (NACO/B-5)








