BORNEONEWS, Pangkalan Bun -Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-48 tingkat Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) yang akan digelar di Kecamatan Kotawaringin Lama (Kolam), April mendatang terganggu buruknya infrastruktur jalan Pangkalan Bun - Kolam.
"Jalannya masih berlumpur, banjir juga masih mengganggu kelancaran kendaraan," kata Anggota Komisi C DPRD Kobar, Bambang Suherman, Senin (20/3/2017).
Ia menyatakan Pemkab Kobar tidak akan mampu maksimal memperbaiki jalan itu karena pelaksanaan MTQ tinggal dalam hitungan minggu saja.
"Cuaca masih sering hujan, ini yang paling menghambat perbaikan jalan," kata Bambang Suherman.
Ia menerangkan peningkatan jalan Pangkalan Bun - Kolam tahun 2017 dipasok dari kucuran dana APBD Kobar sebanyak Rp14 miliar, dan dibantu Provinsi sebesar Rp11 miliar.
"Kalau ke kejar tidak bisa karena waktunya sudah sebentar lagi, mungkin hanya beberapa titik yang diperbaiki," kata dia.
Sebelumnya, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kobar, Agus Yuwono berjanji akan segera memperbaiki titik-titik jalan yang sulit dilewati kendaraan di jalan Pangkalan Bun - Kolam itu.
"Akan kami kerjakan perbaikan untuk kelancaran MTQ, tapi semua kembali ke kondisi di lapangan. Jika tidak memungkinkan apa boleh buat," kata dia.
Terpaksa jika jalan Pangkalan Bun Kolam belum ramping diperbaikindan tidak bisa dilewati kendaraan. Para kafilah dari tiap perwakilan harus menempuh rute ke Kotawaringin Lama menggunakan jalur Kabupaten Lamandau dan Sukamara yang jarak tempuhnya lebih jauh. (CECEP HERDI/B-10)








