BORNEONEWS, Palangka Raya – Rektor IAIN Palangka Raya Ibnu Elmi AS Pelu mengukuhkan kembali sejumlah dosen yang mendapat tugas tambahan sebagai pejabat di lingkungan kampus tersebut. diantara pejabat yang dilantik tersebut banyak didominasi oleh kalangan muda. Mereka dosen yang baru berpangkat/golongan 3b, mengisi jabatan sebagai ketua program studi dan ketua jurusan.

Setidaknya ada 22 Program Studi (Prodi), 8 Jurusan dan 4 Fakultas serta 1 Pasca Sarjana yang dilakukan pengukuhan ulang dan pelantikan di Halaman Rektorat IAIN pada Selasa (21/3/2017). Kata Ibnu, pengukuhan dilakukan karena menyesuaikan Statuta baru IAIN Palangka Raya dari sebelumnya yang berbadan hukum STAIN Palangka Raya.

“Semuanya dikukuhkan ulang kecuali jabatan Rektor dan Kepala Biro saja yang tidak, karena itu menjadi kewenangan Menteri Agama (Menag). Pengukuhan ini dilakukan karena perintah Menag untuk menindaklanjuti Statuta 54 Tahun 2017. Terkait pejabat yang masih muda, itu tidak jadi masalah,” terang Ibnu kepada Borneonews.co.id.

Mengenai kondisi mahasiswa dan dosen pengampu serta dosen dalam jabatan, Ibnu mengakui kecepatan mahasiswa dalam merespons perkembangan zaman dan teknologi terkadang kalah cepat dengan para mahasiswa. Karena itu perlu dosen muda yang progresif dalam menghadapi arus informasi dalam era global sekarang ini.

“Bahwa kondisi kita tertinggal dengan kemampuan mahasiswa mungkin iya, dalam satu sisi. Ini kita maklumi karena dosen terlalu banyak dengan tugas tambahannya. Tetapi kita memang harus memanggul generasi muda kita agar memiliki lompatan dalam berkarya, kita hanya mengantarkan,”

“Karena itu hiduplah dengan folososifi seperti buah pepaya. Yang warna kuning besar dan tua memanggul yang masih muda. Jadi yang harus kita besarkan adalah generasi muda, harus mampu mencetak kaderisasai yang terbaik. Ni pesan morilnya,” pungkas Ibnu. (M ROZIQIN/B-8)