BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kotawaringin Barat (PUPR Kobar) menargetkan dalam dua minggu Jalan Pangkalan Bun menuju Kecamatan Kotawaringin Lama (Kolam) bisa dilalui kendaraan. "Kontraktor sedang berjuang mengerjakan jalan tersebut meski kendala faktor alam karena terus diguyur hujan, pekerjaan itu tetap dilaksanakan," kata Kepala Bidang Bina Marga PUPR Kobar Juni Gultom, Selasa (21/3/2017).

Ia menjelaskan, pengerjaan peningkatan Jalan Pangkalan Bun - Kolam sesuai kontrak kerja dilaksanakan selama enam bulan dengan anggaran mencapai Rp14 miliar. "Anggaran itu murni APBD Kobar, dengan pengerjaan mulai ujung aspal kilometer (km) 12 sampai km 21, pekerjaan itu didanai Kabupaten," terangnya.

Sedangkan dari APBD Provinsi, menurut Juni, sebesar Rp11 miliar yang pekerjaannya dimulai titik km 21 ke atas. "Kami sangat bersyukur Gubernur Kalteng sangat memperhatikan kondisi Jalan Pangkalan Bun - Kolam, hingga Provinsi mengucurkan anggaran demi terselesainya peningkatan jalan itu."

Menurutnya, Jalan Pangkalan Bun - Kolam merupakan akses vital karena jalan itu bukan hanya penghubung antarkecamatan, melainkan juga menghubungkan ke kabupaten lainnya.

Bahkan dalam dalam waktu dekat, jalan tersebut akan digunakan untuk akses penyelenggaraan MTQ ke 49 tingkat kabupaten pada April 2017 di Kecamatan Kotawaringin Lama. (CECEP HERDI/B-2)