BORNEONEWS, Palangka Raya – Dinas Sosial (Dindos) Provinsi Kalimantan Tengah mencoba menanamkan sikap ketauladanan dan kepahlawanan kepada para pelajar Kota Palangka Raya. Sekitar 200-an pelajar diajak menuju Taman Makam Pahlawan (TMP) Sanaman Lampang, Jalan Tilik Riwut, Selasa (21/3/2017) dengan konsep ziarah wisata.
Mereka terdiri dari murid SD sederajat dan pelajar SMP sederajat dan didampingi gurunya. Mereka diajak tabur bunga yang didahului upacara ziarah oleh kalangan siswa sendiri. Ziarah wisata ini dalam kegiatan kepahlawanan keperintisan kesetiakawanan dan restorasi sosial 2017.
“Mereka kita ajak menghargai pahlawannya dengan melaksanakan upacara ziarah. Komandannya pun dari kalangan siswa sendiri,” terang Kepala Dinsos Kalteng Guntur Talajan kepada Borneonews.co.id, Rabu (21/3/2017).
Setelah upacara, secara bergantian beberapa nara sumber memberikan wejangan bertema kepahlawanan yang harus ditanamkan kepada anak didik. Antara lain dari Perwira Kodim 1016 Palangka Raya, Kepala Dinsos Kalteng, dan lainnya. Fokusnya adalah bagaimana konsep menghargai jasa pahlawan yang gugur sebagai kusuma bangsa dan sikap sebagai generasi penerus perjuangan.
“Pada intinya, negara yang besar adalah yang menghargai jasa para pahlawannya. Sejak dini harus ditanamkan pemahaman yang benar, pengertian dan praktik langsung untuk mengetahui hal ikhwal kematian, dan sejarah pahlawan yang gugur,” terangnya. (ROZIQIN/B-6)
Mereka terdiri dari murid SD sederajat dan pelajar SMP sederajat dan didampingi gurunya. Mereka diajak tabur bunga yang didahului upacara ziarah oleh kalangan siswa sendiri. Ziarah wisata ini dalam kegiatan kepahlawanan keperintisan kesetiakawanan dan restorasi sosial 2017.
“Mereka kita ajak menghargai pahlawannya dengan melaksanakan upacara ziarah. Komandannya pun dari kalangan siswa sendiri,” terang Kepala Dinsos Kalteng Guntur Talajan kepada Borneonews.co.id, Rabu (21/3/2017).
Setelah upacara, secara bergantian beberapa nara sumber memberikan wejangan bertema kepahlawanan yang harus ditanamkan kepada anak didik. Antara lain dari Perwira Kodim 1016 Palangka Raya, Kepala Dinsos Kalteng, dan lainnya. Fokusnya adalah bagaimana konsep menghargai jasa pahlawan yang gugur sebagai kusuma bangsa dan sikap sebagai generasi penerus perjuangan.
“Pada intinya, negara yang besar adalah yang menghargai jasa para pahlawannya. Sejak dini harus ditanamkan pemahaman yang benar, pengertian dan praktik langsung untuk mengetahui hal ikhwal kematian, dan sejarah pahlawan yang gugur,” terangnya. (ROZIQIN/B-6)








