BORNEONEWS, Puruk Cahu - Dengan didirikannya Unit Pengolahan dan Pemasaran Bokar (UPPB) disemua desa di Kabupaten Murung Raya (Mura) diyakini bisa memaksimalkan harga jual karet yang sekarang masih di bawah harga pasar.


Kepada Borneonews.co.id, Kepala Bidang Perkebunan pada Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Murung Raya, Yanette Sarah mengatakan bila setiap desa ada UPPB tentu secara tidak langsung para petani diberitahu bagaimana cara menghasilkan Bokar yang sesuai dengan standar pasar.


"Dari 116 desa sekarang hanya ada tiga saja UPPB. Yaitu di Desa Batu Bua, Kecamatan Laung Tuhup, Simpango di Kecamatan Murung dan di Desa Olung Ulu, Kecamatan Tanah Siang," ungkapnya.


Untuk 2017 ini, pihaknya merencanakan dua desa di dua kecamatan yang akan didirikan UPPB. Yakni di Kecamatan Permata Intan dan Kecamatan Tanah Siang Selata.


"Karena anggaran kami juga terbatas, jadi secara bertahap UPPB ini didirikan. Pengelolaan UPPB ini sendiri secara langsung ditangani oleh kelompok tani," tambahnya. (SUPRIADI/B-6)