BORNEONEWS, Sampit - Adanya sejumlah titik traffic light di Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) yang mengalami gangguan atau tidak berfungsi dengan baik sehingga membuat pengendara menerobos lampu lalu lintas dengan sembarangan.
Hal ini tentu saja membuat arus lalu-lintas menjadi tidak aman khususnya untuk pengendara yang sedang melintasi jalur tersebut.
Diceritakan Rahmat, salah seorang pengendara yang sedang melewati jalan Tjilik Riwut, dirinya mengaku kebingungan karena lampu hijau di jalan tersebut tidak menyala.
"Saya tadinya berhenti di lampu merah, nah setelah itu lampunya mati tidak ada yang menyala. Harusnya kan setelah merah itu hijau jadi saya bingung," ujarnya, Rabu (22/3/2017).
Begitu juga traffic light di jalan RA Kartini-S Parman. Menurutnya, kalau tidak teliti lampu merahnya seperti tidak menyala karena sangat redup.
"Biasanya kan kalau lampu lalu- lintasnya mati, orang-orang kan jalan terus tidak ada yang berhenti. Itu bahaya padahal saatnya berhenti malah tetap jalan karena menyangka lampunya mati padahal lampu merah," tandasnya.
Menurut Rahmat, kelihatannya sepele, namun sangat berpengaruh terhadap keselamatan berkendara, terutama untuk orang yang tidak berhati-hati melintasi jalur-jalur dimana lampu lalu lintasnya mati atau tidak berfungsi dengan baik. (NOOR ANNISA/B-5)








