BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Jembatan Sungai Babing, Kelurahan Pangkut, Kecamatan Arut Utara (Aruta), Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) ambrol.

Jembatan penghubung Desa Gandis dan Desa Sukarami itu rusak parah akibat diterjang luapan Sungai Babing saat banjir melanda Kecamatan Aruta. "Jembatan itu rusak sewaktu dihantam banjir dengan kapasitas air yang sudah melewati atas jembatan," ujar Lurah Pangkut Nasir, Kamis (23/3/2017).

Ia menyampaikan, saat ini warga harus berputar jauh untuk menuju Desa Sukarami dan Gandis melalui jalan poros Desa Gandis yang mengalami longsor, belum lama ini. Sehingga roda Pemerintahan menuju desa seperti guru dan petugas Puskesmas terhambat dengan adanya jembatan putus tersebut.

"Jembatan Sungai Babing dibangun pada 2014 menggunakan dana APBD dengan ukuran panjang sekitar 10 meter dan lebar jalan 8 meter, setidaknya untuk memperbaiki jembatan itu harus dibangun baru sepanjang 15 meter," kata dia.

Ia berharap jembatan tersebut harus bermaterial beton. Pasalnya jembatan tersebut merupakan salah satu urat nadi penghubung antardesa dan kecamatan. (CECEP HERDI/B-2)