BORNEONEWS, Palangka Raya - Ratusan mahasiswa Universitas Palangka Raya (UPR) menggelar aksi di depan kantor rektorat. Aksi ini merupakan tindak lanjut dari surat terbuka yang sebelumnya dibuat.

Aksi ini merupakan akumulasi kekecewaan mahasiswa setelah beberapa kali mengajukan tuntutan tapi suara mereka tak didengar.

Mereka rela berpanas-panasan di depan rektorat untuk mendesak perguruan tinggi negeri itu segera mengambil sikap, Jumat (24/3/2017).

Adapun beberapa poin tutuntan mahasiswa yakni mengenai uang kuliah tunggal (UKT) dan soal fasilitas universitas yang dianggap tidak memadai.

Dilain sisi kata mahasiswa, tuntutan ini sangat ironis melihat pejabat-pejabat di rektorat membeli mobil dinas baru.

Sementara itu mahasiswa hanya dihadapi oleh Wakil Rektor Bidang Kerjasama, Danes Jaya Negara. (RONI SAHALA/B-6)