- BORNEONEWS, Puruk Cahu - Kehadiran papan tanda kehadiran pejabat lingkup kantor Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Murung Raya yang diharapkan bisa memberikan informasi keberadaan sang pejabat kepada masyarakat sepertinya tidak berfungsi alias bohong.
Pantauan Borneonews.co.id, Jumat (24/3/2017) pagi, papan kehadiran pejabat baik itu bupati, wakil bupati, Sekda sampai para pejabat bagian selalu ditandai 'ada' yang artinya pejabat bersangkutan dinyatakan ada di kantor.
Tapi faktanya yang ada di kantor hanya Sekda, sedangkan bupati dan wakilnya tidak berada di tempat. "Seharusnya kalau memang tidak ada dibuat tidak ada, jadi masyarakat bisa tidak ke sana-kemari lagi cari informasi keberadaan bupati maupun para jajarannya," ungkap Fauzi, warga Puruk Cahu saat berbincang Borneonews.co.id.
Disampaikan Fauzi dengan tidak difungsikan secara benar akan informasi keberadaan pejabat ini sama saja dengan membohongi masyarakat yang datang dan diharapkan secepatnya papan informasi kehadiran pejabat ini difungsikan sesuai dengan apa yang terjadi sebenarnya. (SUPRIADI/B-6)








