BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Fenomena Equinox terjadi di Pangkalan Bun pada 21 Maret 2017. Peningkatan suhu udara di atas normal ini terjadi di seluruh kawasan garis khatulistiwa.
Di Pangkalan Bun, saat terjadi fenomena Equinox, suhu udara mencapai maksimal 34 derajat celcius. Normalnya suhu udara 30 sampai 32 derajat celcius. "Fenomena Equinox terjadi di wilayah Pangkalan Bun, namun kondisinya normal tidak seperti yang dikabarkan hingga suhu 40 derajat celcius. Ini fenomena astronomi," kata Adityo Mega Anggoro, Forecaster BMKG Pangkalan Bun, Jumat (24/3/2017).
Ia menjelaskan, Equinox merupakan kondisi yang terjadi saat matahari berada persis di atas garis khatulistiwa atau ekuator. Ketika fenomena ini berlangsung, durasi siang dan malam di seluruh bagian bumi relatif sama. Saat matahari berada di titik nol ekuator, durasi siang dan malam relatif sama, yaitu 12 jam. "Equinox ini terjadi dua kali dalam satu tahun. Pertama pada tanggal 21 Maret dan 23 September," terang dia.
Ia menjelaskan, tingginya suhu udara akibat fenomena Equinox ini tidak sampai 40 derajat celcius. Selain itu, peningkatan suhu terjadi tidak lebih dari satu minggu. "Biasanya terjadi puncaknya tanggal 21 Maret, sebelum dan sesudahnya itu paling tiga harian masih terasa suhunya panas dibanding hari normal. Tapi tidak sampai 40 derajat celcius," ujarnya.
Ia juga menjelaskan, dampak dari Equinox ini tidak terlalu berbahaya bagi tubuh manusia. "Paling terjadi dehidrasi ringan dan terjadi peningkatan suhu tubuh, tidak sampai mengakibatkan penyakit serius," ujarnya. (CECEP HERDI/B-2)
Fenomena Equinox Sebabkan Udara di Pangkalan Bun kian Panas
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Aliansi Masyarakat Kalteng Melawan Sampaikan Poin Tuntutan
DPKP Kotim Serahkan STD-B kepada Desa Bukit Indah, Data Pekebun Sawit Swadaya Diperkuat
Jejak Kreativitas Penulis Kalteng Terabadikan dalam Buku Jejak Tutur di Punggung Aksara
Puncak BIK 2026 di Kobar, Pemkab Dorong Akses Keuangan Menjangkau UMKM hingga Desa
Gubernur Kalteng Ajak Tokoh Agama Perkuat Pesan Perdamaian
Korban Karhutla Bromo Kembali Meninggal Dunia di RSUD Dr Soetomo
Komentar (0)
Memuat komentar…







