BORNEONEWS, Palangka Raya - Rusdiansyah, Anggota Komisi C DPRS Kota Palangka Raya heran melihat program Pariwisata di kota setempat yang sangat minim. Minimnya promosi diyakini Politisi PKB ini menjadi penyebab lambannya perkembangan sektor pariwisata di ibu kota Provinsi Kalimantan Tengah tersebut.

"Saya heran program promosi pariwisata oleh instansi terkait sangat minim. Bagaimana wisatawan mau berkunjung kalau mereka tak tahu objek wisata yang ada di kota ini," ungkap Rusdiansyah, saat dihubungi di Palangka Raya, Sabtu (25/3/2017).

Padahal , menurut Rusdiansyah, jika berbicara tentang objek wisata, Palangka Raya tak kalah menarik dibanding daerah lain. Misalnya, Bukit Tangkiling, Desa Wisata Sei Gohong, susur Sungai Kahayan, air hitam Kereng Bangkirai, dan lainnya. "Jika objek wisata yang ada dapat dimaksimalkan, saya yakin tak hanya pendapatan asli daerah yang terdongkrak, namun juga kesejahteraan masyarakat di sekitar objek wisata itu."

Sebelumnya, Norma Hikmah, Kepala Disbudpar Kota Palangka Raya mengatakan bahwa pihaknya memang hanya fokus pada pengembangan dua objek wisata saat ini. Kedua objek wisata ini yaitu Kawasan Flamboyan Bawah dan Kawasan Pelabuhan Kereng Bangkirai.

"Kita memang tidak mau muluk-muluk, fokus saja di dua lokasi ini dulu. Semua objek wisata sudah masuk catatan kita, tapi kita fokus ke dua ini dulu supaya hasilnya maksimal. Saya tidak mau banyak-banyak program," kata Norma Hikmah.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palangka Raya, Kandarani berharap promosi terkait pariwisata di kota setempat bisa berkembang.

"Harapan kita selalu ke arah yang lebih baik. Kita meminta Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) lebih berkembang dalam hal mempromosikan pariwisata kita," ungkap Kandarani, Jumat (24/3/2017).

Hal ini termasuk memperkuat promosi wisata yang ada di daerah setempat.

"Promosi tak hanya bersifat domestik, namun hingga ke mancanegara. Itu harapan kita. Tentu saja agar Palangka Raya menjadi salah satu daerah alternatif untuk berwisata," kata Kandarani menambahkan.

Norma Hikmah mengatakan bahwa secara otomatis pihaknya juga melakukan promosi melalui maskapai penerbangan. "Itu otomatis kita lakukan. Supaya tamu yang datang bisa mengetahui objek wisata apa saja yang bisa dikunjungi kita bekerja sama dengan maskapai penerbangan untuk membawa buletin pariwisata dalam setiap penerbangannya." (TESTI PRISCILLA/N).