BORNEONEWS, Palangka Raya - Organisasi Pengusaha Angkutan Darat (Organda) Kalimantan Tengah (Kalteng) menggelar Musyawarah Daerah (Musda) V di Palangka Raya.
“Tidak hanya dalam rangka memilih pimpinan baru tetapi juga untuk menentukan program kerja ke depan,” kata Ketua DPD Organda Kalteng, Lodewik C Iban kepada Borneonews di Aula KONI Kalteng, Sabtu (25/3/2017).
Menurut Lodewik, tantangan ke depan untuk Organda makin beragam dan berat. Namun, tantangannya tidak seberat seperti di ibu kota Jakarta atau kota-kota besar lainnya di Jawa, yang harus bersaing dengan layanan transportasi berbasis aplikasi online.
Ia menyatakan, persoalan di Kalteng lebih kepada masalah infrastruktur yang belum memadai, jalan rusak, taksi tidak resmi, sampai pada masalah kekurangan penumpang. Namun menurut Lodewik yang juga anggota DPRD Kalteng ini, hal tersebut tidak mengurangi semangat anggota Organda untuk melayani pengguna jasa angkutan.
“Organda perlu program yang ampuh untuk membangkitkan organisasi dengan semangat kebersamaan dan bersatu. Organda tidak perlu malu kalau ada yang diperbaiki agar kita tetap eksis dan solid. Oleh karena itu, ke depan harus lebih baik, lebih bekerja keras, dan bekerjasama dengan organisasi seprofesi lain, menuju transportasi lebih baik,” ungkapnya. (ROZIQIN/B-10)








