BORNEONEWS, Kasongan - Tempat pembuangan akhir (TPA) sampah di Kasongan, ibu kota Kabupaten Katingan sebenarnya tidak hanya berada di Jalan Ais Nasution saja, namun juga berada di Jalan Soekarno-Hatta Kilometer 13 Kasongan.
Namun, TPA di Jalan Soekarno-Hatta hingga sejauh ini belum dapat difungsikan. "TPA di Jalan Soekarno-Hatta itu dibangun oleh pemerintah provinsi, dan pembangunan itu sebenarnya secara fisik sudah selesai akhir tahun 2016 lalu. Tapi saat ini belum bisa digunakan sebab jalan menuju TPA sekitar 600 meter dari muara Jalan Soekarno-Hatta, itu perlu ditingkatkan," kata Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (Perkimtan) Kabupaten Katingan, Krisolit Elbaart, Minggu (26/3/2017).
Ruas jalan tersebut, ujar Krisolit Elbaart tidak memungkinkan untuk dilalui truk angkutan sampah yang hilir-mudik ke TPA. Pasalnya, ruas jalan tersebut lembek, dan jika ada kendaraan dengan beban berat dikhawatirkan akan amblas.
Krisolit mengatakan, pembangunan TPA di Jalan Soekarno-Hatta Kilometer 13 Kasongan itu sebagai pengganti TPA di Jalan Ais Nasution Kilometer 6 Kasongan.
Saat ini TPA di Jalan Ais Nasution itu jika musim penghujan sebagian kebanjiran. Truk angkutan sampah pun kadang kesulitan membuang sampah ke areal tersebut.
"Yang jelas kami akan terus berusaha meningkatkan pembangunan jalan menuju TPA Jalan Soekarno-Hatta Kilometer 13 yang baru dibangun dengan dana APBD Provinsi Kalteng itu segera fungsional, sehingga sampah-sampah yang ada tidak lagi dibuang ke TPA di Jalan Ais Nasution itu," tandasnya. (ABDUL GOFUR/B-10)








