BORNEONEWS, Sampit - Karnaval etnik akan digelar pada 29 April 2017 mendatang di Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Kegiatan ini diharapkan mampu menarik para wisatawan lokal maupun mancanagera. Bahkan panitia menyiapkan hadiah hingga puluhan juta bagi para peserta.
"Karnaval etnik dilaksanakan atas ide Pak Bupati. Di karnaval ini seni dan budaya kita akan ditampilkan, kita berharap ini mampu menyebar hingga ke mancanegara dan program pariwisata ini bisa dilirik oleh pihak kementerian," kata Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Kotim, Fajrurrahman, Senin (27/3/2017).
Dikatakan Fajrur, karnaval etni baru pertama kali akan dilaksanakan di Kotim. Ia menginginkan kegiatan seperti itu menjadi agenda rutin daerah dan dilaksanakan setiap tahun. Mengingat kegiatan tersebut sejalan dengan keinginan Pemerintah Daerah untuk menjadikan Kotim sebagai kota wisata.
Selain menampilkan berbagai kesenian dalam karnaval ini juga akan menunjukkan berbagai jenis kebudayaan daerah, seperti balogo, bagasing, serta budaya lainnya. Ia berharap karnaval itu bisa menarik minat masyarakat untuk bisa menyaksikannya.
Tidak hanya itu, ke depan menurut Fajrur, akan dibuat souvenir-souvenir hasil buah tangan masyarakat Kotim seperti logo, gasing, dan alat permainan tradisonal lainnya agar dapat menjadi daya tarik tersendiri. Di sisi lain ia juga menginginkan generasi muda baik itu dari kalangan pelajar maupun mahasiswa bisa mengenal budaya dan kesenian mereka.
"Agar anak-anak kita bisa mencintai budaya dan kesenian kita, dari itu wajib bagi kita untuk mengenalkan budaya daerah kita," tukas Fajrur.
Saat ini menurut Fajrur peningkatan pariwista Kotim tidak hanya mengandalkan keindahan destinasi kawasan wisata saja namun juga melalui hasil karya seni dan kebudayaan daerah juga. (NACO/B-5)








