BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Jumlah populasi sapi dalam program integrasi sapi-sawit di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) terus mengalami peningkatan. Tercatat, kenaikan hingga awal tahun 2017 populasi sapi di Kobar mencapai 17 ribu ekor.

"Program sapi-sawit di Kabupaten Kobar sangat menjanjikan. Program itu berhasil dilakukan oleh masyarakat perusahaan kelapa sawit," ujar Kepala Dinas Peternakan san Kesehatan Hewan Kabupaten Kobar, Rosihan Pribadi, Senin (27/3/2017).

Ia menyampaikan, Pemkab Kobar akan terus mendorong peogram sapi-sawit ini. Sehingga ke depan masyarakat semakin sejahtera dengan mengikuti program tersebut.

"Kami akan terus mendorong program ini agar masyarakat yang mengikuti program sapi-sawit semakin sejahtera," katanya.

Dalam mengembangkan program itu, petani terus diberikan pembinaan. Hingga sapi yang mereka produksi bisa memenuhi kebutuhan pasar di Kobar.

"Nanti petani tidak akan bingung mau jual sapinya ke mana, karena daerah lain juga masih membutuhkan banyak suplai daging sapi," ujarnya.

Ia menargetkan Kobar mampu menjadi swasembada daging. "Perusahaan-perusahaan yang belum menjalankan program ini juga akan kita dorong supaya mereka cepat menjalankan program ini," ungkapnya.

Di kobar sendiri tercatat baru dua perusahaan besar swasta kebun kelapa sawit yang sudah menjalankan program ini. (CECEP HERDI/B-5)