BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Sejumlah pengendara bermotor yang biasa melintas di Jalan Iskandar yang menghubungkan Kecamatan Kumai dengan Pangkalan Bun melewati wilayah Auri mengaku bersyukur. Pasalnya, jalan yang sudah bertahun-tahun rusak parah itu akhirnya mendapat peningkatan dari pemerintah.

"Alhamdulillah lewat sini sudah nyaman, tidak capek lagi seperti kemarin-kemarin saat rusak parah," kata Mulyadin, warga Kumai saat melintas di jalan tersebut, Senin (27/3/2017).

Jalan yang didanai dari APBD Kobar itu kini sudah selsai ditimbun agregat tanah dan kerikil. Sejumlah alat berat masih terlihat di bagian samping jalan. "Tinggal pengaspalan, udah nyaman," kata dia.

Proyek yang dikerjakan oleh rekanan PT Sinar Sakti Mulia itu dimulai pada 3 Maret 2017. Selain jalan itu, ada sejumlah jalan lainnya yang ikut ditingkatkan dan masuk dalam pagu yang sama senilai 4,9 miliar rupiah lebih.

"Jalan HM Rafii, jalan Bhayangkara, dan Jalan Iskandar - Sungai Tendang," kata salah satu pekerja kontraktor di lokasi.

Dari papan proyek yang tertera di pinggir jalan tersebut, pengerjaan peningkatan ditarget selesai pada 29 Agustus 2017 atau 180 hari kalender.

"Tinggal lampu penerangan jalan umum (PJU) yang harus dipasang di sini. Karena kalau malam hari, lewat jalan ini gelap," kata Nuraeni, warga Kumai yang mengendarai sekuter metik. (CECEP HERDI/B-5)