BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Ogoh-ogoh merupakan simbol sifat negatif yang ada pada manusia, sehingga patung tersebut menyerupai wajah setan bertubuh manusia yang kurus yang tengah kerasukan dan terlihat serakah.

Patung tersebut akan diarah keliling desa dengan tujuan membersihkan dari sifat ketamakan.

Ritual ogoh-ogoh pada tahun ini dilaksanakan di tiga desa yaitu Desa Batu Nindan, Basarang Jaya, dan Nunuk Kramba.

"Tahun ini kami dapat melaksanakan kegaitan ritual ogoh-ogoh walaupun tahun lalu tidak melaksanakan dan tahun ini baru dilaksanakan," kata I Wayan Suharna, ketua panitia pelaksana kegitan Kesanga dan ogoh-ogoh, Senin(27/3/2017).

Dia melanjutkan, ritual ogoh-ogoh nanti akan diarak dari tempat ibadah sampai ke ujung kampung untuk membersihkan dari angkara murka, ketamakan, dan keserahan manusia.

Setelah itu, imbuh dia,  ogoh-ogoh akan kembali diarak ke tempat semula. 

"Kita melakukan kegiatan pengarakan ogoh-ogoh dari tempat awal ke ujung desa dan kembali lagi agar desa dan diri kita dibersihkan dari hal-hal negatif dan melalui penyucian melalui pembakaran patung ogoh-ogoh agar semua dilahirkan kembali dengan kesucian," harapnya. (DJIMMY/B-5)