BORNEONEWS, Palangka Raya – Berita tentang kehidupan seorang warga di Kabupaten Seruyan yang menderita dan tak mampu berobat akibat kemiskinannya, menjadi viral di media sosial. Bahkan, memantik perhatian dan respon Gubernur Kalteng Sugianto Sabran. Tak kalah, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kalteng Guntur Talajan.

Ia mengkordinasikan jajarannya termasuk yang di Pemerintah kabupaten (Pemkab) Seruyan, untuk memantau perkembangan Johan, warga yang lemah tersebut, mulai tadi malam. Hasilnya, pagi-pagi Guntur mendapatkan laporan bagus dari Kepala Dinsos Seruyan, bahwa sudah menangani yang bersangkutan. “Sudah Kadis tindaklanjuti, laporan dari Seruyan,” kata Guntur sekitar pukul 07.00 WIB kepada Borneonews.co.id melalui aplikasi ponselnya.

Ia juga menginstruksikan pelaksana tugas (Plt) Kadinsos yang baru, kepala bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial, Farid Wajdi yang bekerja mulai Rabu besok, untuk terus menindaklanjutinya.

Lalu apa betul Dinsos Seruyan telah menindaklanjuti sesuai laporan yang diterima Guntur pagi ini? Penelusuran yang diilakukan Borneonews.co.id kediaman Johan di Jalan Manggis Pematang Kambat RT 01 Desa Pematang Panjang Kecamatan Seruyan Hilir, tak jauh dari Jembatan Seruyan yang megah, hingga kini belum ada jajaran Dinsos yang menjenguknya guna menfasilitasi Johan dan kakaknya yang juga menderita. (ROZIQIN/B-2)