BORNEONEWS, Kuala Pembuang – Wakil Bupati Seruyan Yulhaidir mengaku tak habis pikir dengan adanya laporan Kepala Dinas Sosial Seruyan Dadan Supandi kepada Kepala Dinas Sosial Kalteng Guntur Talajan. Pada pemberitaan, Guntur menyebut telah menerima laporan bagus dari Kepala Dinas Sosial Seruyan yang telah menindaklanjuti kondisi Johan pada pagi-pagi buta, Selasa (28/3/2017).
Kenapa? Wabup menilai, apa yang disampaikan Kepala Dinsos Seruyan itu tidak benar. "Mana ada Kepala Dinsos datang ke sini (ke kediaman Johan). Itu bohong. Buktinya, dari tadi pagi saya di sini, tidak melihat pihak dari Dinsos Seruyan," kata Yulhaidir.
Senada juga disampaikan Muliana, tetangga samping rumah Johan. Menurut Muliana, tidak ada pihak dinas yang datang sejak tadi pagi. Kalau ada yang datang menjenguk, dirinya pasti mengetahui.
"Dari tadi pagi si Johan (warga yang sakit) hanya bisa duduk-duduk saja di beranda rumah. Pagi-pagi saya sudah beraktivitas di sekitar rumah. Tak ada melihat orang yang datang menjenguk, selain Pak Wabup dan rombongannya ini," kata Muliana.
Sementara itu, seperti diberitakan Borneonews, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kalteng Guntur Talajan mengkoordinasikan jajarannya termasuk yang di Pemkab Seruyan untuk memantau perkembangan Johan, warga yang lemah tersebut, mulai tadi malam.
Hasilnya, pagi-pagi Guntur mendapatkan laporan bagus dari Kepala Dinsos Seruyan, bahwa sudah menangani yang bersangkutan. "Sudah Kadis tindaklanjuti, laporan dari Seruyan sekitar pukul 07.00 WIB," kata Guntur kepada Borneonews.co id melalui aplikasi ponselnya. Guntur juga menginstruksikan pelaksana tugas (Plt) Kadinsos yang baru, kepala bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial, Farid Wajdi yang bekerja mulai Rabu besok, untuk terus menindaklanjutinya. Lalu apa betul Dinsos Seruyan telah menindaklanjuti sesuai laporan yang diterima Guntur pagi ini? (PARNEN/B-2)








