BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Johan, warga miskin Pematang Kambat Jalan Manggis RT 01, Desa Pematang Panjang, Kecamatan Seruyan Hilir Timur, yang tinggal serumah bersama kakak kandung perempuannya, Norhayati, Selasa (28/3/2017) pagi, sudah dirujuk ke RSUD Kuala Pembuang untuk menjalani perarawatan penyakit kelumpuhannya. Namun sang kakak, Norhayati, justru enggan untuk dirawat di rumah sakit itu.

"Dia (Norhayati) tak mau ikut di rawat di rumah sakit. Dia maunya di rumah saja," kata Muliana, tetangga dekatnya.

Menurutnya, Norhayati juga mengalami penyakit yakni gangguan pada indera pendengaran atau tuli. Padahal, Wakil Bupati Seruyan Yulhaidir sudah meminta yang bersangkutan turut dirawat bersama adiknya di rumah sakit.

"Kalau tak mau, kita juga tak memaksakan dia untuk ikut dirawat di rumah sakit," ujarnya.

Sementara itu, menanggapi ketidakmauan Norhayati ikut adiknya Johan supaya bersama menjalani perawatan di RSUD, ditanggapi Yulhaidir.

"Kalau dia tidak mau ikut, biar menjalani rawat jalan saja," kata Yulhaidir.

Meskipun sebenarnya ia sangat berharap baik Johan dan Nohayati bisa sama-sama menjalani perawatan dengan harapan bisa segera sembuh dari penyakitnya.

"Meskipun dia tak mau ikut dirawat, kita akan tetap pantau kondisinya di rumah," janji Yulhaidir. (PARNEN/B-5)