BORNEONEWS, Sukamara – Sejak Februari hingga Maret 2017 ini jumlah warga yang terkena Demam Berdarah Dengue (DBD) mulai mengalami peningkatan yakni mencapai 8 pasien, jumlah tersebut tersebar di empat kecamatan di Kabupaten Sukamara.

Kepala Seksi Pengendalian Penyakit pada Bidang Pengendalian Masalah Kesehatan (PMK) Dinas Kesehatan Sukamara, Benson Nababan mengatakan bahwa peningkatan kasus DBD ini memang mulai terjadi pada bulan Februari dan Maret ini dengan adanya laporan dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) yang mencatat sebanyak 8 kasus.

“Kasus terbanyak terjadi di Kecamatan Sukamara yakni ada 5 warga yang terserang DBD, sementara sisanya terjadi di Kecamatan Jelai, Kecamatan Permata Kecubung dan Kecamatan Balai Riam masing-masing sebanyak 1 kasus,” kata Benson di ruang kerjanya, Rabu (29/3/2017).

Menurutnya, kasus DBD yang terjadi di Sukamara saat ini memang mengalami peningkatan yang cukup signifikan, sehingga perlu adanya penanganan yang serius dari pihak terkait baik itu Dinas Kesehatan maupun masyarakat.

“Di tahun yang lalu hanya tercatat sebanyak 10 kasus dan itupun tercatat dalam waktu satu tahun. Sedangkan saat ini dalam waktu dua bulan saja sudah ada 8 kasus DBD,” ungkapnya. (NORHASANAH/B-5)